Pelatihan Pemahaman dan Interpretasi Akreditasi Laboratorium Berdasarkan ISO 17025:2017

Riset yang menghasilkan publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi tinggi dapat berhasil jika ditunjang peralatan laboratorium yang canggih sesuai dengan perkembangan teknologi. Perubahan sistem akreditasi laboratorium dari ISO 17025:2008 ke ISO 17025:2017 memerlukan upaya pemahaman dan interpretasi dari seluruh elemen pengelola UPT Laboratorium Terpadu.

Oleh karena itu, UPT Laboratorium Terpadu menyelenggarakan Pelatihan Pemahaman dan Interpretasi Standar Akreditasi Laboratorium Berdasarkan ISO 17025:2017 pada tanggal 19 April 2018. Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 30 pengelola laboratorium dan teknisi/analis laboratorium di lingkungan UPT Laboratorium Terpadu dan dari fakultas-fakultas.  Pelatihan ini merupakan salah satu aktifitas dari serangkaian kegiatan dalam rangka program akreditasi laboratorium di UPT Laboratorium Terpadu.

Selain dapat menunjang peningkatan publikasi laboratorium yang tersertifikasi dan ketersediaan peralatan penelitian yang memadai dan standar juga dapat meningkatkan produk-produk riset yang inovatif dan dapat terpakai atau terkomersilkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan terakreditasinya laboratorium pengujian dan kalibrasi berdasarkan SNI ISO/IEC 17025:2017 menjadi kekuatan bagi UPT Laboratorium Terpadu untuk mendapatkan target Revenue Generating Activities (RGA) baik layanan bagi para peneliti dilingkungan Undip maupun layanan bagi para peneliti dari luar Undip.

Kegiatan pelatihan pemahaman dan interpretasi akreditasi laboratorium berdasarkan ISO 17025:2017 diselenggarakan pada Kamis 19 April 2018 bertempat di ruang seminar UPT Laboratorium Terpadu dengan peserta para laboran, teknisi, analis serta tenaga kependidikan Universitas Diponegoro.

Sebagai Narasumber pada Pelatihan ini adalah: Dr. Sarjito (salah satu Asesor Akreditasi Laboratorium KAN BSN).